宇宙海賊の日記

May 19, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第8話 スパイ小作戦 – review –

Episode 8 “SPY Shousakusen” (スパイ小作戦)
Skenario: Arakawa Naruhisa
Sutradara: Nakazawa Shoujirou

Dari beberapa episode filler yang sudah ditayangkan, episode 8 adalah episode filler terbaik yang pernah saya tonton. Arakawa-sensei berhasil menggabungkan unsur aksi dan humor dalam episode ini dengan sempurna.

Episode ini dibuka dengan pertempuran antara Gokai-Ou dan berbagai variasinya dengan Sugormin raksasa. Dengan mudah, Gokaiger mengalahkan pasukan musuh. Kekalahan ini – tentu saja – membuat Waruzu Giru marah. Ia dan Barizorg lalu pergi mencari Kodou-taichou untuk menjalankan tugas berikutnya. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Damaras dan Insarn untuk membahas keberadaan Gokaiger di bumi. Damaras heran, kenapa para bajak laut tersebut bisa berada di bumi dalam jangka waktu yang relatif lama. Keduanya lalu sepakat untuk mengirimkan mata-mata terbaik Zangyack, Sneak Brothers yang terdiri dari Elder dan Younger, untuk memata-matai kelima orang bajak laut di kapal mereka, Gokai Galleon.

Setelah bersusah payah, Elder (yang berukuran kecil) berhasil masuk ke Gokai Galleon dan memata-matai Gokaiger. Zangyack akhirnya tahu kalau kelima orang bajak laut berada di bumi untuk memperoleh kekuatan maha besar dari tim-tim Super Sentai pendahulu mereka. Sementara itu, di Gokai Galleon, Navi menghilang! Kelima orang bajak laut berusaha mencari Navi kesana kemari akan tetapi Navi ternyata pergi bersenang-senang sendirian di luar. Hasil otakara navigate yang dilakukan Navi kali ini adalah menyuruh Gokaiger menemukan sebuah pulau yang mengapung di udara. Tak sengaja, Elder bersuara. Dengan menggunakan sebuah pemukul baseball, ia dipukul keluar dari Gokai Galleon. Sisanya adalah pertempuran mingguan melawan pasukan Zangyack serta Sneak Brothers yang bangkit dalam wujud monster raksasa setelah dikalahkan Gokaiger. Setelah Zangyack mengetahui apa yang diinginkan oleh Gokaiger, kelima orang bajak laut tak punya pilihan lain selain harus mendahului Zangyack dalam mengumpulkan ke-34 kekuatan tim Super Sentai pendahulu mereka.

Dalam episode 8, sedikit demi sedikit kita akan diajak untuk melihat masa lalu dari para bajak laut. Captain Marvelous adalah eks-anggota pasukan bajak laut yang merupakan penentang terbesar Zangyack, Joe adalah bekas anggota pasukan Zangyack, Luka adalah seorang bekas pencuri yang berhasil mencuri salah satu sumber energi termurni Zangyack dari gudang penyimpanan senjata, serta Ahim adalah puteri dari sebuah planet yang telah dihancurkan Zangyack. Hanya Don saja yang masa lalunya tidak diketahui. Damaras dan Insarn pun tidak mau berepot-repot memikirkan siapa sebenarnya Don. Bagian ini, tentu saja, melahirkan beberapa spekulasi tentang latar belakang Don. Siapa sebenarnya Don? Jujur, bagian ini yang saya jadikan basis untuk menulis beberapa fanfic seri ini.
Selain membahas tentang latar belakang para bajak laut, kita juga diajak melihat keseharian di Gokai Galleon. Marvelous dan Luka cenderung suka bersenang-senang di kapal, Joe yang selalu berolahraga seorang diri, Ahim yang membantu dalam urusan dapur, serta Don yang memiliki peran seperti seorang ibu bagi keempatnya. Dibandingkan keempat rekannya, Don digambarkan sebagai karakter yang paling serius dan peduli dengan keberhasilan mereka dalam mengumpulkan kekuatan tim Super Sentai pendahulu Gokaiger.

Lalu, masih ada Elder dan Younger dari Sneak Brothers yang sama saja rusaknya seperti Nanonanoda, Kodou-taichou yang muncul di episode 6. Karena selama ini saya lebih sering melihat Monster of The Week yang beraksi seorang diri, rasanya seru juga melihat dua Monster of The Week bekerja sama dan heboh sendiri pada saat penyusupan ke Gokai Galleon terjadi. Upaya Elder bersembunyi dari kelima orang bajak laut serta bagaimana cara ia mengucapkan keinginan untuk segera pulang itu lucuuuuuuu.

Adegan lainnya yang mengundang tawa adalah ketika Navi muncul dan berkata kalau ia baru saja kembali dari berjalan-jalan. Ekspresi marah Marvelous dkk = priceless.

Kali ini, kelima orang bajak laut berubah wujud menjadi Gaoranger, Denziman, dan Goggle V secara kolektif untuk menghadapi pasukan Zangyack. Cukup memuaskan, apalagi ketika mereka berubah menjadi Denziman dan Goggle V.

Episode 8 yang tadinya penuh dengan humor ditutup dengan adegan yang lebih serius: Gokaiger siap memperoleh semua kekuatan tim Super Sentai lebih duluan dibandingkan Zangyack. Penutup yang bagus untuk sebuah episode yang tadinya terasa lucu dan ringan. Memang akhir yang seperti ini yang dibutuhkan oleh episode 8. Skor yang saya berikan untuk episode ini adalah A.

PS: Adegan priceless lainnya = adegan waktu Don marah setelah kepalanya terkena lemparan bola dan pemukulnya. Jarang-jarang lihat Don naik darah seperti ini. Good job, Kazuki-chan.😀

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: