宇宙海賊の日記

May 21, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第7話 ニキニキ! 拳法修行 – review –

Episode 7 “Niki-Niki! Kenpou Shugyou” (ニキニキ! 拳法修行)
Skenario: Komura Junko
Sutradara: Nakazawa Shoujirou

Dari judulnya saja sudah ketahuan kalau episode 7 adalah episode yang dijadikan sebagai tribute episode untuk seri Super Sentai produksi tahun 2007, Juuken Sentai Gekiranger.

Hasil dari otakara navigate yang dilakukan Navi lagi-lagi membuat kelima orang bajak laut luar angkasa kebingungan. Navi meminta mereka untuk mencari Tora no Ko atau anak harimau. Interpretasi ngaco pun bermunculan. Marvelous benar-benar pergi ke kebun binatang dan masuk ke kandang harimau. Di dalam kandang tersebut, ia meminta sang harimau untuk memperlihatkan anaknya! Di lain pihak, Don dan Ahim pergi ke taman bermain dan mencari orang yang mengenakan kostum harimau! Sementara itu, Joe dan Luka malah pergi ke toko pakaian yang menjual pakaian bermotif loreng-loreng ala harimau. Terakhir, kelima orang bajak laut (bodoh) tersebut menganggap kalau mereka telah salah menginterpretasikan kata-kata Navi. Begitu melihat kucing yang berbulu loreng-loreng, mereka menganggap kalau kucing itulah yang harus mereka bawa kembali ke Gokai Galleon.

Di lain pihak, Zangyack menurunkan Kodou-taichou, Pachacamac XIII, yang menguasai ilmu bela diri luar angkasa. Jishaku-ken yang digunakan Pachacamac XIII membuatnya dapat merebut semua senjata yang digunakan oleh Gokaiger sehingga mereka harus bertarung dengan tangan kosong. Marvelous, Joe, dan Luka – yang kelihatannya terbiasa bertarung dengan tangan kosong – bisa mengimbangi lawan. Don dan Ahim yang lebih lemah dibandingkan mereka bertiga menjadi bulan-bulanan lawan.

Setelah kejadian tersebut, Don dan Ahim melihat seorang pemuda yang sedang mengajarkan kung fu kepada anak-anak. Ahim memutuskan untuk bergabung sementara Don memutuskan untuk kembali ke Gokai Galleon. Don butuh waktu untuk menyadari kalau kemampuan Marvelous, Joe, dan Luka tidak hadir begitu saja. Siapa yang menyangka kalau gelang besi yang dikenakan oleh Marvelous pada saat bermain lempar dart di Gokai Galleon adalah gelang besi yang berat? Setelah menyadari hal tersebut, Don memutuskan untuk berlatih bersama Ahim.

Pachacamac XIII kembali muncul dan bertarung menghadapi Marvelous, Joe, dan Luka. Dengan menggunakan taktik yang berbeda, ketiganya menggunakan kekuatan Jishaku-ken untuk menyerang Pachacamac XIII. Namun serangan yang dimiliki oleh Pachacamac XIII bukan hanya Jishaku-ken saja. Sementara itu, Don dan Ahim akhirnya selesai berlatih kung fu di bawah bimbingan Kandou Jan, pemuda yang dulu dikenal sebagai Geki Red. Setelah mengetahui kalau Jan adalah Tora no Ko yang mereka cari, Don dan Ahim berangkat untuk bertarung menghadapi Pachacamac XIII bersama Marvelous dan yang lainnya.

Ide yang dipakai untuk episode 7 ini adalah martial arts vs martial arts. Dengan cerdik, TOEI menggunakan kostum lama yang sudah pernah mereka gunakan dalam V Cinema produksi tahun 2008: Juuken Sentai Gekiranger vs Boukenger. Dalam V-Cinema yang skenarionya ditulis oleh Arakawa Naruhisa (yang juga merupakan penulis skenario utama seri ini), musuh yang harus dihadapi oleh Gekiranger dan Boukenger adalah Pachacamac XII. Pachacamac XIII adalah penerus dari Pachacamac XII dan kostum yang digunakan bisa dikatakan sama dengan kostum lama. Penghematan budget kan?😛

Episode 7 memiliki cukup banyak bagian yang lucu, terutama ketika Gokaiger mencari Tora no Ko sesuai dengan interpretasi masing-masing. Belum lagi ketika Marvelous dengan penuh percaya diri membawa seekor kucing ke hadapan Navi dan berkata kalau Tora no Ko yang mereka cari adalah kucing yang disebutnya sebagai Tora Neko itu.

Sedikit berbeda dengan formasi lain yang diperoleh Gokaiger setelah ‘memperoleh akses’ ke kekuatan salah satu tim Super Sentai pendahulu mereka, kali ini wujud Gokai-Ou tidak berubah setelah mereka memperoleh kekuatan Gekiranger. Hanya saja, Gokai-Ou bisa menggunakan serangan ala serangan tenaga dalam dengan melepaskan lima Geki Beast. Ide yang lumayan menarik.

Sesuai dengan moto dari Gekiranger: “Ada latihan dalam hal-hal yang dilakukan setiap hari” (kira-kira begitu deh, saya nggak ingat pasti apa motonya – toh juga tidak diujikan dalam ujian kan?), Don berhasil melakukan lompatan ke depan dalam hidupnya. Ia yang selama ini dijadikan bulan-bulanan oleh Marvelous dan Luka pun berhasil membalikkan situasi berkat latihan kung fu bersama Ahim dan Jan.

Sebagai tribute episode, cerita episode 7 ini tidak bisa dibilang kuat dan menggigit. Mungkin yang hendak ‘diambil’ hanyalah filosofi dari Gekiranger saja. IMO, episode 7 ini malah lebih menggambarkan kemajuan seorang Don setelah mengetahui rahasia kekuatan Marvelous.

PS: He he he, episode ini juga sekaligus ‘menegaskan’ betapa para polosnya para bajak laut luar angkasa kalau sudah berhadapan dengan hal-hal yang berhubungan dengan bumi dan segala isinya.

My score for this episode is a B.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: