宇宙海賊の日記

July 11, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第20話 迷いの森 -review-

Episode 20 “Mayoi no Mori” (迷いの森)
Skenario: Komura Junko
Sutradara: Nakazawa Shoujirou

Another tribute episode. This time, it is a tribute to 1998’s Seijuu Sentai Gingaman.

Sesuai dengan otakara navigate yang dilakukan oleh Navi, keenam orang bajak laut pergi ke Ginga no Mori, tempat yang mereka yakini sebagai tempat tinggal para senshi yang dulu tergabung dalam Seijuu Sentai Gingaman yang pada tahun 1998-1999 bertarung menghadapi Uchuu Kaizoku Barban dengan bantuan dari para seijuu. Akan tetapi, apakah Gingaman akan menerima Gokaiger dengan tangan terbuka karena mereka adalah uchuu kaizoku juga? And there are some important points regarding this tribute episode which will be mentioned below.

Pertama, Ginga no Mori. Seperti yang dikatakan oleh Gai, tidak mudah untuk bisa menemukan Ginga no Mori karena tempat tersebut diproteksi oleh kekkai yang memisahkannya dengan dunia luar. Berbekal buku bergambar milik Gai (HAH!?), keenam orang bajak laut mulai mencari Ginga no Mori. Sebagai tanda persahabatan, Don membawa sekotak donat untuk Gingaman. Oh my God, Don, you are just so sweet. But, trust me, you don’t have to do it, really. Gara-gara kekkai yang terpasang di dalam hutan, keenam orang bajak laut hanya berputar-putar di satu tempat saja. Adegan berputar-putarnya keenam orang ini dibuat ‘setolol’ mungkin dengan memasukkan berbagai unsur komedi ringan. Apa saja? Ahim menyamakan upaya pencarian Ginga no Mori tersebut dengan acara piknik di dalam hutan. Apalagi ketika ia melihat bunga bermekaran di salah satu sudut hutan. Seandainya boleh memaki, mungkin Luka akan mengumpat, “WTF!” ketika mendengar ucapan Ahim tersebut. Lalu ada pula adegan pertengkaran suami-istri Marvelous dan Don gara-gara Marvelous mencomot donat di dalam kotak yang dibawa Don dengan seenaknya kejar-kejaran antara Marvelous dan Don gara-gara donat. Really, saya jadi sedikit mempertanyakan gaya kepemimpinan Marvelous gara-gara kejadian konyol ini (meski pada akhirnya jelas tidak membawa pengaruh apapun pada saya karena adegan ini… MENGGEMASKAN!! *GUBRAK*).

Kedua, Basco ta Jolokia. Yes, the devil among the devils is back! Kali ini, Basco bermaksud mengincar kekuatan maha besar milik Gingaman. Ia memburu Kurokishi Hyuuga dan melukainya. Untuk menghadapi para bajak laut, ia pun menggunakan tiga dari Ranger Key yang masih dimilikinya: Deka Master, Wolzard Fire, dan Magi Mother. Dibandingkan 15 Ranger Key yang telah direbut oleh Gokaiger, ketiganya menempati level yang lebih tinggi. Salah satu adegan yang paling menarik adalah bagaimana Gokai Green mati-matian mempertahankan kotak berisi donat yang dibawanya sambil bertarung menghadapi Wolzard Fire.
Kali ini, Basco menunjukkan kemampuan lain dari terompet yang digunakannya untuk mengaktifkan Ranger Key. Dengan memanfaatkan terompet tersebut, Basco dapat merebut paksa kekuatan maha besar dari anggota tim Super Sentai. Kabar buruk lainnya, Basco juga tahu di mana para senshi yang lainnya berada. Dibandingkan Uchuu Teikoku Zangyack, jelas Basco lebih berbahaya karena ia tahu cara memperoleh kekuatan maha besar tersebut.
Selain menggunakan Ranger Key Deka Master, Wolzard Fire, dan Magi Mother, Basco juga melakukan summon terhadap Kurokishi untuk menghadapi Gokai Red. Dan ketika keempat Ranger Key berhasil dikalahkan oleh Gokaiger, Basco berhasil mengambil kembali Ranger Key Deka Master, Wolzard Fire, dan Magi Mother. Seperti apa yang telah dilakukannya di episode 16, Basco kembali mengerahkan monster raksasa untuk menghadapi Gokaiger. Setelah di episode 16 ia menggunakan Liquidroid yang berbasiskan kekuatan air, kali ini ia menggunakan Moonroid bernama Tsukki yang berbasiskan kekuatan cahaya bulan. Salah satu ide terbaik dalam seri ini, tanpa perlu diragukan, adalah kemunculan Basco ta Jolokia, Ranger Key yang dimilikinya, monster raksasa yang keluar dari dalam diri Sally, dan tentu saja kemampuannya untuk merebut paksa kekuatan tim Super Sentai pendahulu Gokaiger. Mungkin Basco adalah karakter yang sengaja dimunculkan untuk mengembalikan kenangan para penonton dewasa akan karakter-karakter antagonis tambahan yang sering dimunculkan di seri-seri pendahulu, terutama yang ditayangkan pada pertengahan era 1980-an dan 1990-an.

Ketiga, Hyuuga dan Ryouma. Kali ini, dua orang yang dulu tergabung dalam Gingaman tampil sebagai bintang tamu. Hyuuga digambarkan sebagai sosok yang diidolakan Gai dan ia meminta Gokai Cellular dari Gai sehingga ia bisa menjadi Gokai Silver. Kenyataan ini membuat Gai ragu pada dirinya sendiri. Dibandingkan seorang amatiran seperti dirinya, tentu saja seorang ‘profesional’ seperti Hyuuga lebih bisa diandalkan dalam pertempuran. Tapi, apakah itu keputusan yang benar? Di luar dugaan, seorang Gai sempat memiliki keraguan terhadap dirinya sendiri ketika dihadapkan pada seorang senshi senior seperti Hyuuga. Di lain pihak, kemunculan Ryouma terasa kurang menggigit dibandingkan kemunculan Hyuuga karena ia tidak memiliki ‘akses’ ke kekuatan maha besar yang dimiliki Gingaman. Jadi, sebenarnya Ginga Red itu siapa, heh?. Ia hanya muncul untuk menyelamatkan Don-tachi yang jatuh ke dalam sungai setelah terkena serangan Deka Master, Wolzard Fire, dan Magi Mother. Setelah itu, ia hanya tampil di bagian akhir cerita. Hanya itu saja. Dan tanpa mengetahui siapa sebenarnya Ryouma, Don langsung memberikan donat yang dibawanya.

Apa poin terpenting dari episode 20 ini? Tak lain dan tak bukan adalah Basco. Sekali lagi, Basco secara jelas menunjukkan kemampuan dirinya yang tidak bisa dianggap enteng. Tentunya tidak ada yang menyangka kalau Basco memiliki kemampuan untuk merebut secara paksa kekuatan Super Sentai tanpa harus memperoleh pengakuan dari siapapun sebagai perwakilan dari tim Super Sentai itu. Untuk bagian Gingaman-nya sendiri, di luar dugaan terasa rada datar dan tidak bisa dikatakan istimewa meski sudah menampilkan dua orang karakter dari seri aslinya.

Skor untuk episode 20: B.

Next: 第21話 冒険者の心 (Boukensha no Kokoro), a tribute to 2006’s GoGo Sentai Boukenger.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: