宇宙海賊の日記

September 5, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第28話 翼は永遠に -review-

翼は永遠にEpisode 28 “Tsubasa wa Eien ni” (翼は永遠に)
Skenario: Inoue Toshiki
Sutradara: Nakazawa Shoujirou

Episode 28 merupakan episode pertama dari empat episode “Kaizoku Sentai Gokaiger” yang ditayangkan pada bulan September. Bagi sebagian besar fans, September dianggap sebagai bulan yang istimewa karena empat episode yang ditayangkan pada bulan ini adalah tribute episode. No filler episode.

Tribute episode kepada Chojin Sentai Jetman (1991-1992) adalah tribute episode pertama untuk bulan September. Untuk episode ini, penulis skenario Inoue Toshiki diminta untuk menuliskan skenarionya. 20 tahun yang lalu, ia adalah main writer seri Jetman yang menulis lebih dari 50% skenario untuk seri yang disebut-sebut sebagai salah satu seri Super Sentai yang terbaik berkat kombinasi action dan trendy drama. Berkat komposisi cerita yang menarik (dan lebih condong untuk penonton dewasa karena memasukkan unsur cinta segitiga) serta karakter anti-hero bernama Yuuki Gai, “Jetman” tetap bercokol di hati para penggemar Super Sentai dewasa bahkan setelah 20 tahun berlalu.

Tidak ada tribute episode tanpa kehadiran karakter dari seri asli. Untuk “Jetman”, karakter yang terpilih menjadi wakil dari seri tersebut, tentu saja, adalah Yuuki Gai (yang popularitasnya melebihi karakter-karakter lain dari seri itu). Inoue Toshiki sendiri yang menelepon aktor Wakamatsu Toshihide pada suatu pagi di bulan Juni dan memintanya untuk memerankan karakter Yuuki Gai. Inoue-sensei bahkan berkata kalau ia tidak akan menulis skenario untuk tribute episode ini seandainya Wakamatsu Toshihide tidak mau memerankan Yuuki Gai lagi. Wakamatsu Toshihide menyanggupi permintaan tersebut dan dibuatlah episode ini. Kabar tentang kembalinya Yuuki Gai sebagai Black Condor dari “Jetman” dan skenario yang ditulis penulis skenario Inoue Toshiki dengan cepat menyebar di Internet. Fans mulai bertanya-tanya tentang kemunculan Yuuki Gai karena hampir semua fans tahu kalau Yuuki Gai telah tewas terbunuh di akhir seri “Jetman”. Bagaimana caranya Inoue-sensei ‘menghidupkan kembali’ karakter ini? Lalu, apa peran yang dimainkannya di sini?

Di luar dugaan kebanyakan orang, tribute episode untuk “Jetman” memiliki cerita yang apik. Inoue-sensei tetap mempertahankan konsistensi cerita yang ditulisnya 20 tahun yang lalu. Konon, ia menulis bagian tentang kematian Yuuki Gai setelah ia terlibat dalam diskusi bersama Wakamatsu Toshihide ketika keduanya mabuk setelah minum bersama. Kata ‘konsistensi’ menjadi salah satu kunci bagi tribute episode yang dianggap cukup fenomenal dan menarik perhatian banyak fans ini. Sebagai teaser, Wakamatsu Toshihide sendiri yang menjadi narator menggantikan posisi seiyuu Seki Tomokazu ketika potongan episode 28 diputar di akhir episode 27.

Selain Yuuki Gai, episode 28 juga berfokus pada karakter Captain Marvelous dan trauma yang tersimpan jauh di dalam hatinya setelah kekalahan telak yang dideritanya dari bounty hunter nomor satu di alam semesta, Kiaido. Kemunculan Kiaido di depan para bajak laut membuat Marvelous gemetar untuk pertama kalinya, sesuatu yang belum pernah terjadi selama ini. Akibatnya, Kiaido memilih untuk melepaskan para bajak laut dan memberi ampun kepada mereka, suatu hal yang sebenarnya merupakan penghinaan. Lalu, usaha pencarian atas kekuatan maha besar dari Jetman pun dimulai setelah Navi memberikan hasil otakara navigate-nya. Dan selanjutnya, tentu saja, sudah bisa ditebak kalau para bajak laut bertemu dengan Yuuki Gai.

Kekuatan karakter Yuuki Gai digambarkan dengan jelas dalam skenario yang ditulis Inoue-sensei. Bisa dikatakan kalau dialah karakter sentral dalam episode 28, sama seperti apa yang dilakukan oleh Jinnai Kyousuke di episode 14 yang merupakan tribute episode untuk Gekisou Sentai Carranger. Akan tetapi, berbeda dengan episode 14 yang ‘berat’ dengan humor, episode 28 terasa lebih kelam dan serius. Yuuki Gai berkata kepada para bajak laut agar mereka tidak lagi mencari kekuatan maha besar Jetman. Apa alasan ia berkata seperti itu? Yuuki Gai tidak ingin ketenteraman rekan-rekannya yang telah menjalani hidup tenang sebagai manusia normal terganggu oleh kehadiran para bajak laut yang sedang terlibat dalam pertempuran menghadapi Uchuu Teikoku Zangyack.

Hal menarik lainnya yang ditampilkan dalam episode ini adalah perubahan wujud Yuuki Gai menjadi Black Condor tanpa menggunakan Ranger Key Black Condor yang dipegang oleh Don Dogoier. Dalam wujud Black Condor, Yuuki Gai bertarung menghadapi Kiaido demi melindungi teman-temannya dan para bajak laut. Apa yang dilakukan oleh Yuuki Gai tersebut membangkitkan kembali keberanian Marvelous untuk bertarung menghadapi Kiaido yang pernah mengalahkannya dulu.
Mau tidak mau, karena Don berubah wujud juga menjadi Black Condor, saya jadi membandingkan Black Condor versi Yuuki Gai dan Black Condor versi Don Dogoier. Perbedaan di antara keduanya sungguh mencolok. Can’t be helped, karena begitulah karakter Don yang cenderung banyak gaya dalam bertarung. Hanya saja, setelah melihat Yuuki Gai bertarung sebagai Black Condor, rasanya sedikit aneh melihat Black Condor perubahan wujud Don.

Meski minus adegan pertempuran yang spektakuler seperti halnya episode 11 dan 12 serta 25 dan 26, cerita episode 28 memiliki kekuatannya sendiri. Bahkan ketiadaan adegan pertempuran melawan Kiaido raksasa pun tidak membawa pengaruh yang signifikan karena kehadiran Yuuki Gai. Sebagai eks-karakter anti-hero yang cenderung sinis namun playful terhadap wanita, Yuuki Gai benar-benar membuktikan kalau ia berbeda dengan karakter-karakter lain yang pernah ada dalam seri Super Sentai sampai saat ini.

Apa wujud kekuatan maha besar Jetman? Alih-alih memiliki wujud fisik, kekuatan maha besar Jetman adalah kekuatan tekad untuk meraih kemenangan dengan kekuatan sendiri dan meruntuhkan tembok penghalang di dalam diri sendiri dengan tangan sendiri… bahkan ketika kematian telah menghampiri.

Dan pertanyaan fans selama 19 tahun lebih tentang nasib Yuuki Gai yang tidak pernah divisualisasikan akhirnya terjawab (meski telah ada versi novel dari “Jetman” yang terbit beberapa tahun setelah seri televisinya berakhir). Ia membawa Marvelous dan para bajak laut ke tempat peristirahatan terakhirnya… Black wing sleeping here forever.

My score for this touching tribute episode: A+

PS: And I shall keep the secret behind Yuuki Gai’s revival as a secret… you’d better watch it yourself.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: