宇宙海賊の日記

October 17, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第34話 夢を叶えて -review-

Episode 34 “Yume wo Kanaete” (夢を叶えて)
Skenario: Arakawa Naruhisa
Sutradara: Sakamoto Tarou

Episode ketiga dari lima episode “Kaizoku Sentai Gokaiger” yang ditayangkan pada bulan Oktober ini merupakan non-tribute episode yang khusus membahas masa lalu Luka Millfy. Memang, salah satu bagian yang paling dinantikan oleh para fans seri ini adalah masa lalu dari para kru yang mendampingi Captain Marvelous dalam usahanya mencari dan menemukan harta karun terbesar di seantero antariksa. Setelah masa lalu Joe Gibken dikupas di episode 11 dan 12, kali ini giliran masa lalu Luka Millfy yang diangkat menjadi satu episode tersendiri.

Satu karakter tamu, Cain, yang merupakan teman Luka dari masa lalunya, muncul di episode 34. Karakter ini diperankan oleh Kimisawa Yuuki yang sebelumnya tampil sebagai Sonozaki Kirihiko / Nazca Dopant dalam seri “Kamen Rider W” (2009-2010). Maksud kedatangan Cain ke bumi, tentu saja, adalah untuk bertemu dengan Luka dan mengajak Luka untuk mewujudkan impiannya.

Apakah sebenarnya keinginan Luka? Luka, yang tumbuh besar bersama anak-anak yang terlantar akibat invasi dan perang yang dikobarkan oleh Uchuu Teikoku Zangyack, ingin membeli sebuah planet untuk dijadikan sebagai tempat tinggal bagi anak-anak yang kehilangan keluarga mereka akibat invasi Zangyack. Demi mewujudkan keinginan Luka tersebut, Cain bekerja keras dan berhasil mengumpulkan uang 80,000,000,000 Zagin yang diperlukan untuk membeli sebuah planet. Akan tetapi, di luar dugaan Cain, Luka menemukan impian yang lebih besar lagi setelah ia bertemu dengan Captain Marvelous dan Joe ketika ia sedang berusaha merampok tempat penyimpanan uang milik Zangyack. Luka bermaksud membeli antariksa dan seluruh isinya seandainya ia berhasil memperoleh harta karun terbesar di seluruh antariksa.

Selain impian Luka, episode 34 ini juga mengisahkan pertemuan pertama Luka dengan Marvelous dan Joe. Marvelous yang tertarik pada Luka pun mengajak gadis tersebut untuk mengarungi antariksa bersama dengan dirinya dan Joe.

Episode 34 menampilkan cerita yang, IMO, cukup serius tapi tidak terlalu menegangkan. Bahkan adegan Gokai Galleon yang meledak pun tidak membuat saya tegang karena sudah bisa menebak kalau adegan tersebut hanya tipuan saja. Hanya saja, saya tidak tahu tipuan apa yang digunakan oleh para bajak laut untuk menipu Vannain, Kodou-taichou dari Zangyack yang ditugaskan untuk menyamar menjadi Luka dan menghabisi para bajak laut serta menghancurkan Gokai Galleon. Tidak ada yang terlalu istimewa dalam episode ini. Bagian yang paling menggugah rasa penasaran pastinya adalah masa lalu Luka. Dan setelah masa lalu Luka diceritakan, berarti tinggal masa lalu Don Dogoier dan Ahim de Famille saja yang masih ditutupi kabut misteri, terutama masa lalu Don yang benar-benar gelap.

My score for this episode: B

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: