宇宙海賊の日記

October 24, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第35話 次元ノムコウ -review-

Episode 35 “Jigen no Mukou” (次元ノムコウ)
Skenario: Komura Junko
Sutradara: Katou Hiroyuki

Setelah memperoleh satu episode filler di minggu ketiga, fans kembali berkesempatan menyaksikan tribute episode untuk minggu keempat dan kelima bulan Oktober. Kali ini giliran Engine Sentai Go-onger (2008-2009) yang mendapat ‘kehormatan’ dengan memperoleh jatah 2 episode untuk tribute episode. Dengan adanya episode ekstra ini, sudah tentu bakalan ada kendaraan tambahan bagi para bajak laut seperti apa yang terjadi pada tribute episode untuk Samurai Sentai Shinkenger dan Ninpuu Sentai Hurricaneger. Bertindak selaku penulis skenario untuk kedua episode ini adalah Komura Junko yang juga merupakan sub-writer utama seri ini.

Sebagai ‘perwakilan’ dari Go-onger, tampil Esumi Sousuke yang diperankan oleh aktor Furuhara Yasuhisa. Meski demikian, Sousuke bukanlah karakter pertama dari “Engine Sentai Go-onger” yang tampil di “Kaizoku Sentai Gokaiger“. Rouyama Saki, yang diperankan oleh Aizawa Rina, tercatat sebagai karakter pertama dari “Engine Sentai Go-onger” yang muncul lewat film layar lebar “Gokaiger Goseiger Super Sentai 199 Hero Daikessen“.

Kali ini, Bomper, robot navigator yang berasal dari Machine World, datang ke Human World untuk mencari Sousuke. Maksud kedatangan Bomper adalah untuk menemui Sousuke dan mengajaknya pergi ke dimensi lain, Gunman World, yang sedang diinvasi oleh sisa-sisa pasukan Gaiark yang dipimpin oleh Chirakashizukii. Apa daya, Bomper justru ‘mendarat’ di Gokai Galleon. Para bajak laut kemudian membantu Bomper untuk mencari Sousuke.

Setelah mendengar apa yang terjadi, tentu saja, Sousuke memutuskan untuk pergi ke Gunman World untuk menyelamatkan dimensi tersebut dan sekaligus menolong tiga Engine: Speedor, Bus-On, dan Bear-RV yang tenaganya habis dihisap oleh Chirakashizukii. Pada awalnya, seperti biasa, Captain Marvelous menolak untuk memberikan bantuan tanpa alasan yang jelas dari orang yang meminta bantuannya.

Episode ini secara jelas memperlihatkan bagaimana karakter seorang Esumi Sousuke yang… yah, a bit too hot-blooded. Mungkin sudah menjadi semacam trend kalau pahlawan berkostum merah yang biasanya menjadi pemimpin pasukan Super Sentai adalah cowok-cowok berdarah panas yang impulsif dan cenderung bertindak duluan dan baru berpikir soal konsekuensinya belakangan. Sama saja seperti Marvelous kan?

TOEI berusaha menciptakan suasana western dengan menghadirkan setting ala Barat yang lumayan kental. Hanya saja, dari beberapa sudut pandang, ada semacam ‘kehampaan’ yang muncul dengan setting yang digunakan. Yah, mungkin memang karena beberapa bagian dari latar yang dipakai dalam episode kali ini memang rada kosong. Mungkin kurang dana untuk membuat setting yang bagus. *sembarangan menarik kesimpulan*

Berbagai fakta baru tentang “Engine Sentai Go-onger” dibeberkan di sini. Salah satunya, yang paling mengejutkan, tentu saja adalah tentang pernikahan Speedor dengan Bear-RV serta tentang anak laki-laki keduanya, Machalcon. Machalcon konon adalah Engine muda yang sedang dalam masa pembangkangan sehingga ia sering membuat repot Engine-engine lainnya di Machine World.

Bagian paling keren dalam episode kali ini bagi saya secara pribadi, tentu saja, adalah ketika Captain Marvelous harus beradu cepat melepaskan tembakan dengan Chirakashizukii dalam sebuah permainan dengan menggunakan koin. Di bagian ini, skenario dibuat simpel saja. Chirakashizukii berusaha memenangkan permainan dengan cara kotor sehingga ia menembakkan pistolnya terlebih dahulu padahal koin yang dilemparkan oleh Sousuke belum menyentuh tanah. Akan tetapi, dengan tenang Marvelous berhasil menghentikan laju peluru yang ditembakkan Chirakashizukii dengan pelurunya sendiri. Ekspresi yang tergambar di wajah Marvelous setelah tembakannya mengenai sasaran… PRICELESS!! Dan belum lagi adegannya memutar Gokai Gun sambil berkata, “Doushita? Kore de owari ka?” setelah berhasil menggagalkan tembakan-tembakan yang lain terlihat lebih luar biasa lagi. OK, I am being too biased here, I admit it.😛

Episode ini ditutup dengan sedikit kejutan bagi para bajak laut, Sousuke, Bomper, dan ketiga Engine yang kehabisan tenaga. Ternyata, pemimpin tertinggi Gaiark, Gaitouryou Babatcheed, sengaja menyuruh Chirakashizukii untuk menginvasi Gunman World sebagai pancingan agar Gokaiger pergi ke dimensi tersebut. Kesempatan tersebut digunakan oleh Babatcheed untuk menyegel retakan dimensi yang menjadi jalan keluar masuk ke dunia lain sehingga Gokaiger tidak bisa kembali ke bumi.
Gaitouryou Babatcheed yang muncul kali ini memiliki rupa yang sama dengan Gaitouryou Batcheed yang pernah dihadapi dan dikalahkan oleh Go-onger dan Shinkenger dalam film layar lebar Super Sentai Matsuri: Samurai Sentai Shinkenger vs Go-onger Ginmaku BANG!!. Sayang, masih belum ada penjelasan kenapa Babatcheed ini punya rupa yang sama dengan Batcheed yang telah tamat riwayatnya tahun 2010 kemarin.

Dibandingkan skenario episode 33 yang juga merupakan tribute episode, skenario untuk episode 35 terasa jauh lebih menggigit dan serius. Kontinuitas cerita dari seri sebelumnya kembali dipertahankan dengan kemunculan beberapa karakter dari Gaiark di episode kali ini. Jelas hal seperti inilah yang dibutuhkan untuk sebuah tribute episode yang menarik dan bisa dijadikan nostalgia kan?

My score for this episode: A

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: