宇宙海賊の日記

October 31, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第36話 相棒カイゾク -review-

Episode 36 “Aibou Kaizoku” (相棒カイゾク)
Skenario: Komura Junko
Sutradara: Katou Hiroyuki

Episode 36 adalah episode terakhir dari “Kaizoku Sentai Gokaiger” yang ditayangkan pada bulan Oktober. Episode ini merupakan penutup dari dua episode yang merupakan tribute episode bagi Engine Sentai Go-onger (2008-2009).

Setelah Gaitouryou Babatcheed, penguasa Bankizoku Gaiark, menyegel Human World dengan Sakoku Barrier, para bajak laut, Esumi Sousuke, Bomper, dan tiga Engine yang berada di Gunman World tidak dapat pergi ke Human World. Ketiga Engine sebenarnya bisa menghancurkan Sakoku Barrier namun ketiganya kehabisan tenaga setelah bertarung menghadapi Hobankan Chirakashizukii. Satu-satunya jalan untuk bisa kembali ke Human World adalah pergi ke Machine World, dimensi tempat para Engine tinggal, dan meminta bantuan dari Machalcon, Engine No. 13 yang merupakan anak laki-laki dari Speedor dan Bear-RV.

Masalahnya, Machalcon sedang berada dalam masa pembangkangan. Apa yang harus dilakukan agar Machalcon bersedia membantu Gokaiger? Setelah Machalcon gagal dibujuk dengan menggunakan kata-kata manis, akhirnya Captain Marvelous memutuskan untuk melakukan pengejaran terhadap Engine pembangkang tersebut. Kali ini, Marvelous menunjukkan sisi bijaksananya yang selama ini nyaris tak pernah ia perlihatkan. Ia berhasil membaca situasi yang menyebabkan Machalcon terus membangkang dan melarikan diri dari kejaran Gokaiger. Ia tidak membujuk Machalcon untuk ikut dengannya, namun ia membuat Machalcon memutuskan untuk menjadi partner bagi para bajak laut. Bagian ini, menurut saya, adalah salah satu bagian terbaik dari episode ini.

Kemunculan pihak Uchuu Teikoku Zangyack di episode ini sedikit di luar dugaan. Saya tidak menyangka kalau Komura Junko selaku penulis skenario akan memasukkan adegan pertempuran antara Zangyack dengan Gaiark di episode ini. Tentu saja, bagian yang lebih dinanti-nantikan adalah adegan ketika para bajak laut berubah wujud menjadi Go-onger. Saya sempat heran melihat adegan pertempuran antara Don sebagai Go-on Green di-skip di episode ini. Ada apa gerangan? Ternyata Don lagi-lagi ‘mempermalukan dirinya sendiri’ ketika ia bertarung sebagai Go-on Green. He is just so hopeless, really.

Wujud dari kekuatan maha besar Go-onger yang dapat digunakan oleh Gokaiger, tentu saja, adalah Machalcon. Formasi Go-on Gokai-Ou yang merupakan hasil penggabungan dari Gokai-Ou dengan Machalcon, IMO, sedikit mengecewakan. Konsepnya jelas mengulangi kembali apa yang sudah pernah mereka lakukan dengan Gao Lion sebagai wujud kekuatan maha besar Hyakujuu Sentai Gaoranger. Bedanya, wujud Gao Gokai-Ou kelihatan jauh lebih meyakinkan (dan keren) kalau dibandingkan dengan Go-on Gokai-Ou. Finishing move dari Go-on Gokai-Ou juga terkesan biasa saja, sama sekali tidak ada yang istimewa. Kalau memang saya harus memasukkan nilai minus untuk episode ini, nilai minusnya jelas ada pada Go-on Gokai-Ou dan finishing move-nya. Bagian-bagian lainnya masih bisa diterima dengan tangan terbuka tanpa komplain apapun. Bahkan adegan pertempuran yang sedikit konyol pun masih terasa menyenangkan untuk dinikmati dan dicerna… meski sebenarnya aneh juga, apa yang bisa dicerna dari adegan pertempuran ya?

My score for this episode: B.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: