宇宙海賊の日記

November 15, 2011

海賊戦隊ゴーカイジャー 第38話 夢を掴む力 -review-

Filed under: tv series — Tags: , , , , — uchuukaizoku @ 23:50

Episode 38 “Yume wo Tsukamu Chikara” (夢を掴む力)
Skenario: Shimoyama Kento
Sutradara: Watanabe Katsuya

Akhirnya, tibalah kita pada bagian penutup dari dua episode yang berkisah tentang akhir hidup dua karakter dari sisi Uchuu Teikoku Zangyack. Setelah selesai menyaksikan episode 38 ini, rasanya emosi saya jadi campur aduk secara nggak jelas. Dari sisi cerita, it’s still so acceptable. Hanya saja, ada sedikit aspek dari episode 38 yang bikin… how to explain it? Mungkin karena saya sedikit berekspektasi terlalu tinggi terhadap ‘sesuatu’ makanya jadi kecewa setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Secara cerita, episode 38 terasa sedikit terburu-buru dan terlalu dipadat-padatkan. Rasanya seperti dikejar-kejar target untuk ‘membunuh’ dua karakter dari Zangyack: Waruzu Giru dan Barizorg. Mungkin akan lebih menarik seandainya bagian yang satu ini dibuat sedikit lebih panjang, mungkin dengan cara menambah satu episode lagi. Jadi episode 38 itu berkisah tentang Joe Gibken dan Barizorg saja, episode berikutnya barulah pindah ke bagian tewasnya Waruzu Giru. Hanya saja, mungkin karena keterbatasan jumlah episode dan berbagai faktor lain, episode tewasnya Waruzu Giru dan Barizorg akhirnya dijadikan satu episode saja. Seandainya saja jumlah episode “Kaizoku Sentai Gokaiger” tidak terpaku pada jumlah episode yang biasa diberikan pada seri tokusatsu produksi TOEI yang ditayangkan oleh TV Asahi. *fans banyak maunya* Kan bisa saja diberikan perlakuan khusus mengingat seri ini adalah seri untuk merayakan ulang tahun Super Sentai yang ke-35. *malah makin menjadi-jadi*
Sisi positifnya, penulis skenario Shimoyama Kento cukup berhasil dalam menutup bab tentang Joe dan Barizorg. Bagian akhir dari ‘rivalitas’ dan persahabatan Joe serta Sid Bamick yang diubah paksa menjadi Barizorg terasa cukup menyentuh meski gregetnya terasa kurang karena… ya itu tadi, episodenya terlalu dipadat-padatkan.

IMO, episode ini jadi terasa padat karena selain dijejali dengan kematian Waruzu Giru dan Barizorg, kita juga diajak untuk melihat bagaimana persepsi Marvelous tentang arti dari ‘melindungi (sesuatu)’ yang seharusnya. Marvelous yang pada awalnya ‘terperangkap’ pada persepsi sempit mengenai hal tersebut akhirnya menyadari kesalahan pada persepsinya setelah Aka Red muncul dalam mimpinya dan memberitahukan Marvelous tentang apa yang seharusnya ia lakukan. Para bajak laut yang tergabung dalam Gokaiger bukanlah Akaki Kaizoku-dan. Lima orang kru yang bersamanya di Gokai Galleon adalah rekan-rekan yang tak tergantikan yang akan terus bersamanya untuk meraih impian mereka. Dan, di luar dugaan, kekuatan untuk meraih dan menggenggam impian tersebut adalah wujud dari kekuatan maha besar Kaizoku Sentai Gokaiger. To my surprise, the space pirates did have their own Grand Power.

Ketika kekuatan maha besar Kaizoku Sentai Gokaiger muncul, kekuatan tersebut mengambil wujud Kanzen Soul yang digunakan untuk membentuk Kanzen Gokai-Ou. Dan dengan menggunakan Kanzen Gokai-Ou, Gokaiger berhasil mengalahkan Waruzu Giru yang bertempur dengan menggunakan kendaraan tempur terkuat milik Zangyack, Great Waruzu. Secara wujud, Kanzen Gokai-Ou tampak meyakinkan. Setidaknya kesannya tidak seperti tumpukan kendaraan yang asal ditumpuk biar tingginya bisa menyaingi menara dan bisa digerakkan. Makanya beberapa konsep penggabungan mecha yang ditampilkan dalam beberapa tahun terakhir malah sukses bikin saya merinding sendiri ngelihatnya. Lha wong cuma asal numpukin kendaraan doang gitu lho… o_____O;;;
Unfortunately, yang mengecewakan dari Kanzen Gokai-Ou adalah finishing move-nya yang… ealah, HANYA SEGITU SAJA? I expected something great from the mecha which was said as the ultimate form of Gokai-Ou… and what happened? The finishing move was just so lame. Goren Gokai-Ou‘s Gokai Hurricane Cassiopeia is still the coolest finishing move given to the variations of Gokai-Ou.

Setelah tewasnya Waruzu Giru, saya jadi bertanya-tanya bagaimana perkembangan cerita seri ini selanjutnya. Apakah mungkin sang penguasa tertinggi Zangyack, Akudosu Giru, bakalan turun tangan untuk menginvasi bumi?

Jadi, episode ini meninggalkan mixed-feeling yang… yah, sebenarnya rada tak penting juga sih. Karena masalah terbesar buat saya sebenarnya hanya ada pada finishing move Kanzen Gokai-Ou saja kok. Meski ceritanya terkesan rada dicepat-cepatin, masih bisa diterima.

My score for this episode: B.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: